Mengenal Green Tea

Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Share on TumblrPin on PinterestShare on LinkedInDigg this

tea

Apakah teh hijau itu?

Apakah teh hijau berbeda dengan teh yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat? Kita mengenal 3 macam teh yang diminum :

  1. teh hitam (black tea, teh merah) : daun teh difermentasi seluruhnya 100%, merupakan teh yang umum dikonsumsi oleh masyarakat.
  2. teh oolong : daun teh hanya difermentasi 50%
  3. teh hijau : daun teh yang tidak mengalami fermentasi, hanya dikeringkandengan pemanasan dan penguapan untuk menginaktivasi enzim polifenol oksidase.

 

 

Sejarah pohon teh

Teh sebagai minuman obat telah dikenal dan dikonsumsi sejak tahun 2700 SM di negeri Cina, yang kenudian dibawa ke Jepang dan menyebar ke seluruh dunia. Teh berasal dari pohon teh yang disebut Camellia sinensis. Pohon teh yang berasal dari daerah Assam di India, dikenal dengan varietas Assamica, sedangkan yang berasal dari dataran Cina dan Asia Timur dikenal dengan varietas Sinensis.

Sebagian besar pohon teh di Indonesia adalah dari varietas assamica, meskipun demikian ada beberapa perkebunanyang menanam pohon the dari varietas sinensis.

Pohon teh di Indonesia mulai dikenal sejak tahun 1686 pada waktu penjajahan Belanda, seorang Belanda yang bernama Dr. Andreas Cleyer yang membawa pohon teh ke Indonesia.

 

Manfaat teh hijau

  1. Sebagai anti kanker di perut, payudara, kandungan, prostat, rongga mulut, dll.
  2. Sebagai anti mikroba
  3. Mencegah aterosklerosis
  4. Menurunkan angka kejadian penyakit kardiovaskuler dan stroke, teh hijau memiliki efek pelindung jantung, khususnya apabila mulai dikonsumsi sebelum terjadi pengerasan arteri.
  5. Mencegah penyakit ginjal
  6. Anti diabetes
  7. Meningkatkan daya imunitas/kekebalan tubuh
  8. Mencegah penyakit Parkinson
  9. Menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida
  10. Mencegah karies gigi
  11. Mencegah napas berbau
  12. Sebagai diuretika
  13. Mencegah oksidasi
  14. Mencegah osteoporosis
  15. Meperlambat proses penuaan dan memperpanjang umur karena aktivitas antioksidan
  16. Menurunkan berat badan/melangsingkan tubuh
  17. Dan lain-lain

 

Manfaat-manfaat tersebut berbeda pada setiap orang dan bersifat individuil, yaitu reaksi atau manfaat yang dirasakan akan berbeda pada setiap orang. Sebagian besar khasiat teh hijau disebabkan adanya senyawa polifenol yaitu ketekin. Selain katekin, masih banyak senyawa-senaywa lain yang ditemukan dalam daun teh, antara lain kafein, tanin, vitamin, mineral.

 

Komposisi bermacam-macam katekin dalam teh hijau adalah sebagai berikut :

Katekin : 1 – 2 %

Epikatekin : 1 – 3 %

Epikatekin galat : 3 – 6 %

Gallokatekin : 1 – 3 %

Epigallokatekin : 3 – 6 %

Epigallokatekin galat : 7 – 13 %

Kandungan katekin pada varietas assamica lebih banyak tetapi varietas sinensis memiliki aroma yang labih banyak karena kandungan asam aminonya lebih tinggi.

 

Cara menyeduh teh hijau

  1. Satu sendok teh (2,5 gram) teh hijau diletakkan dalam penyaring teh dalam poci tanah atau porselen dan diseduh dengan air panas yang telah mendidih.
  2. Suhu air panas sebaiknya antara 80 – 90oC, atau air mendidih yang dibiarkan dahulu selama 5 menit.
  3. teh hijau yang telah diseduh dengan air panas tersebut dibiarkan terendam selama 2 – 5 menit, kemudian daun teh dalam penyaring teh diangkat dan dikeluarkan dari poci.
  4. Teh yang telah diangkat dapat diseduh sekali lagi selama 2 – 5 menit dengan air panas.
  5. Setelah penyeduhan kedua, ampas teh hijau sebaiknya tidak diseduh lagi dan dibuang.
  6. Pembuatan teh hijau jangan dilakukan di dalam poci/panci aluminium atau stanless steel, karena akan memberikan reaksi yang kurang baik pada peminum teh, antara lain nyari lambung, mual, bahkan sampai kolik lambung atau usus.
  7. Penyeduhan teh jangan terlalu lama atau lebih dari 5 menit, karena akan menyebabkan pengeluaran zat tanin dari dalam daun teh. Zat tanin juga dapat menyebabkan nyeri lambung atau nyeri perut, bahkan sampai kolik abdomen.
  8. Larutan teh hijau yang telah siap dikonsumsi, sebaiknya diminum sesudah makan dalam keadaan hangat, jangan terlalu panas karena berisiko terkena kanker oesophagus.
  9. Larutan teh hijau sebaiknya tidak dicampur dengan gula atau pemanis lainnya karena akan mengubah aroma teh hijau.

 

Dosis teh hijau

Dosis yang terbukti bermanfaat adalah 5 – 6 cangkir sehari.

Bagi peminum teh hijau, lanjutkanlah kebiasaan itu. Bila anda baru memulai minum the hijau, minumlah secara teratur dan anda akan mendapatkan manfaatnya walaupun dalam waktu yang panjang.

Ada cara lain untuk menikmati teh hijau ini. bisa dalam bentuk donat lho… Nah, anda mau mencoba? cek disini